Situs Goa surocolo ini terletak di dusun Poyahan, kelurahan seloharjo, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Goa ini disebut juga Goa Sunan Mas dikarenakan tempat ini dipergunakan sebagai tempat persembunyian Sunan Amangkurat III atau Sunan Amangkurat Mas sewaktu berkonfrontasi dengan pihak Belanda.
Namun menurut versi yang berbeda keberadaan Sunan Amangkurat di tempat ini memang sedianya untuk bertapa. Sedangkan goa surocolo tersebut merupakan buatan sunan Amangkurat Mas sendiri sebagai tempat pertapaannya. Dan menurut cerita yang beredar sewaktu membuat goa tersebut hadirlah seorang wanita yang bernama Dewi Nawangsasi yang berasal dari Majapahit bersama sang putra yang bernama Kyai Semar.
Artikel Terkait : Gunung Nglanggeran, Gunung Purba dan keunikannya
Kyai semar inilah yang kemudian dengan kesaktiannya membantu penyelesaian pembuatan goa surocolo tersebut. Dan kemudian mereka tinggal bersama di Goa yang mereka buat tersebut dan keberadaan dewi Nawangsasi dicari seorang utusan dari Majapahit bernama Jaga Biro dan meminta agar dewi Nawangsasi untuk kembali pulang ke Majapahit. Namun Dewwi Nawansasi menolak dan hal tersebut juga tidak diperbolehkan oleh Sunan Amangkurat Mas.
Hal tersebut kedua orang tersebut bertarung dan karena kesaktian keduanya akhirnya pertarungan dilanjutkan dengan adu menyelam di sungai opak. Karena bantuan kyai semar juga akhirnya SUnan Amangkurat Mas memenangkan pertandingan tersebut dan Jagabira sendiri dikabarkan melarikan diri ke Candi Gembirawati dan menetap disana. Dan Setelah Sunan Amangkurat ii mangkat Sunan Amangkurat Mas kembali ke Surakarta menggantikan ayahnya menjadi raja Kasunanan Surakarta.

Goa Surocolo berada di sebuah tebing pegunungan di dekat pemukiman desa poyahan. Keberadaan goa mempunyai kedalaman sekitar 6-7 meter dengan mulut goa berukuran 1,5 m x 1 m dengan ketinggian langit langit goa tertinggi sekitar 7 meter. Selain goa Surocolo disekitar nya juga ditemukan 3 buah goa lain yakni goa kendhil, goa kenek, dan goa tawas.
Masih disekitar goa juga ditemukan beberapa Arca Mahakal, Jaladwara, batu batu candid an prasasti. Dilihat dari keberadaan arca tersebut di duga kuat merupakan peninggalan masa hinduyang berlanjut sampai islam. Didalam goa itu sendiri dahulu terdapat sebuah prasasti yang berisi kronogram yang berbunyi Krtining Pannembah Winayang hing ratu – 1624 yang keberadaanya sekarang telah dibawa ke Museum Jakarta.
Sedangkan didepan goa juga terdapat prasasti yang yang terbuat dari batu andhesit dengan ukuran 51 x 24,5 x 12 cm. Walau kondisinya sudah terbelah namun masih sangat jelas gambar wayang Bhatra Gana dengan belali mengangkat kedua belah tanganya mendukung wadah yang berisikan air. Pada tahun 1976 ditemukan juga arca perunggu yang saat ini disimpan di BP3 Yogyakatra.
How to get there :
- Kendaraan Umum dari Yogyakarta dengan tujuan Pantai Parangtritis turun sesampainya di selatan jembatan Kretek, kemudian menggunakan jurusan Goa Cerme dan turun di desa poyahan tepatnya disisi barat Balai desa Seloharjo dan ikuti jalan yang menanjak hingga sampai tujuan goa Surocolo
- Kendaraan Pribadi baik roda empat maupun roda dua.
Baca Juga : Sewa Bus Bandara Jogja dan Paket Wisata Jogja Terbaik
Incoming search terms:
- surocolo
- amangkurat mas
- peta seloharjo
- goa jepang pundong
- goa seloharjo
- pertapaan semar
- silsilah sunan amangkurat mas
- goa sunan mas bantul
- arca surocolo
- goa surocolo

